Text
Si Unik Bekasam
Iyan berlibur di rumah Nenek yang berada di Kabupeten Mesuji, Provinsi Lampung. Suatu hari, Iyan melihat nenek tengah mencampur ikan mentah yang sudah bersih, nasi, dan garam ke dalam sebuah stoples besar. Kemudian, stoples itu ditutup rapat dan disimpan. Bukankah ikannya bisa busuk? Namun, kata Nenek, itu bisa menjadi lauk makan. Iyan belum pernah melihat makanan itu. Meskipun sering berlibur di rumah Nenek, tetapi baru kali ini Nenek membuatnya. Apa rasanya ikan mentah dicampur nasi dan garam? Iyan menutup mulutnya dengan tangan. Rasa-rasanya Iyan tak ingin mencoba. Ternyata, bukan hanya Nenek yang membuat makanan itu. Bibi Wati, ibunya Fadil pun membuatnya. Bahkan, Bibi Wati menawari Iyan untuk memakan makanan itu. Mengapa semua orang menyukai makanan hasil fermentasi itu? Iyan jadi penasaran. Duh, apa nama makanan itu, ya?
| 0247736 | S 813 PUR s | Tersedia - Indonesia |
Tidak tersedia versi lain